PERSIAPKANLAH JALAN UNTUK TUHAN

(Bacaan Injil Misa Kudus, Hari Biasa Khusus Adven – Rabu, 24 Desember 2014)

Zechariah and ElizabethZakharia, ayahnya, penuh dengan Roh Kudus, lalu bernubuat, “Terpujilah Tuhan, Allah Israel, sebab Ia datang untuk menyelamatkan umat-Nya dan membawa kelepasan baginya, Ia menumbuhkan sebuah tanduk keselamatan bagi kita di dalam keturunan Daud, hamba-Nya itu,  – seperti yang telah difirmankan-Nya sejak purbakala oleh mulut nabi-nabi-Nya yang kudus – untuk melepaskan kita dari musuh-musuh kita dan dari tangan semua orang yang membenci kita, untuk menunjukkan rahmat-Nya kepada nenek moyang kita dan mengingat perjanjian-Nya yang kudus, yaitu sumpah yang diucapkan-Nya kepada Abraham, bapak leluhur kita bahwa ia mengaruniai kita, supaya kita, terlepas dari tangan musuh, dapat beribadah kepada-Nya tanpa takut, dalam kekudusan dan kebenaran di dihadapan-Nya seumur hidup kita. Dan engkau, hai anakku, akan disebut nabi Allah Yang Mahatinggi; karena engkau akan berjalan mendahului Tuhan untuk mempersiapkan jalan bagi-Nya, untuk memberikan kepada umat-Nya pengertian akan keselamatan yang berdasarkan pengampunan dosa-dosa mereka, oleh rahmat dan belas kasihan dari Allah kita, yang dengannya Ia akan datang untuk menyelamatkan kita, Surya pagi dari tempat yang tinggi, untuk menyinari mereka yang tinggal dalam kegelapan dan dalam naungan maut untuk mengarahkan kaki kita kepada jalan damai sejahtera.” (Luk 1:67-79)

Bacaan pertama: 2Sam 7:1-5,8b-12,16; Mazmur Tanggapan: Mzm 89:2-5,27,29

“Dan engkau, hai anakku, akan disebut nabi Allah Yang Mahatinggi; karena engkau akan berjalan mendahului Tuhan untuk mempersiapkan jalan bagi-Nya” (Luk 1:76).

Di sini Zakharia berbicara mengenai anaknya – Yohanes Pembaptis – dan kita tidak-bisa-tidak – akan langsung membayangkan seorang laki-laki muda yang tinggal di padang gurun, kulitnya kiranya berwarna kecoklat-coklatan karena teriknya matahari dan juga cuaca yang khas di sana, seorang laki-laki yang kelihatan memiliki fisik yang kuat dan berotot …… kelihatannya agak aneh namun penuh wibawa …… dia memakai jubah bulu unta dan ikat pinggang kulit  …… makanannya belalang dan madu hutan. 

Yohanes datang ke seluruh  daerah Yordan dan memberitakan baptisan tobat untuk pengampunan dosa, seperti ada tertulis dalam kita nubuat-nubuat Yesaya: “Ada suara yang berseru-seru di padang gurun: Persiapkanlah jalan untuk Tuhan, luruskanlah jalan bagi-Nya. Setiap lembah akan ditimbun dan setiap gunung dan bukit akan menjadi rata, yang berliku-liku akan diluruskan, yang  berlekuk-lekuk akan diratakan, dan semua orang akan melihat keselamatan yang dari Tuhan” (Luk 3:3-6).

john-baptist-lds-art-parson-39541-printJalan-jalan dibersihkan dan dilebarkan guna menyambut kedatangan sang Raja Mesias. Sungguh sang Raja sudah tiba! Namun apakah orang-orang sudah siap untuk bertemu dengan sang Raja? Santo Gregorius Agung mengamati bahwa negeri tempat tinggal umat Allah kelihatannya tidak siap. Dari hal-hal yang khasat mata saja, sementara kekaisaran Roma mempunyai seorang penguasa, tanah Palestina yang kecil pada waktu itu mempunyai empat orang penguasa dengan daerah kekuasaan masing-masing. Secara spiritual, mereka tidak ada kaitannya dengan sang Mesias. Seperti dikatakan Yohanes dalam Injilnya: “Ia telah ada di dalam dunia dan dunia dijadikan melalui Dia, tetapi dunia tidak mengenal-Nya” (Yoh 1:10). Tidak ada penyambutan bagi kedatangan-Nya, apalagi penyambutan dengan karpet merah sebagaimana layaknya menyambut seorang VVIP.

Berbahagialah mereka yang hatinya sudah siap untuk menerima Allah mereka, mereka yang membuat lurus jalan Allah ke dalam kehidupan mereka.

DOA: Tuhan Yesus, apabila Engkau datang ke dalam hatiku dalam Sakramen Ekaristi, Engkau barangkali akan tersandung karena terdapat banyak potongan-potongan ubin yang hilang dalam bagian lantai jiwaku, namun Engkau akan melihat sebuah rumah yang sedang mengalami reparasi. Aku tahu bahwa Engkau akan banyak melakukan pekerjaan reparasi: menutup lubang-lubang yang ada, dan membersihkan segala kotoran yang ada dalam rumah jiwaku. Aku mengetahui bahwa Engkau adalah seorang tukang kayu handal dari Nazaret, dan berabad-abad lamanya Engkau mengunjungi umat-Mu dan telah berhasil membersihkan dan memperbaharui banyak sekali rumah jiwa mereka sehingga mencapai kondisi yang sangat mengagumkan. Dengan demikian mereka pantas disebut saudari-saudara-Mu dan anak-anak Bapa surgawi. Amin

Catatan: Untuk mendalami Bacaan Injil hari ini (Luk 1:67-79), bacalah tulisan yang berjudul “UNTUK MEMPERSIAPKAN JALAN BAGI-NYA” (bacaan tanggal 24-12-14) dalam situs/blog PAX ET BONUM http://catatanseorangofs.wordpress.com; kategori: 14-12 PERMENUNGAN ALKITABIAH DESEMBER 2014. 

Untuk mendalami Bacaan Pertama hari ini (2Sam 7:1-5,8b-12,16), bacalah tulisan-tulisan yang berjudul “MEMPERKENANKAN JANJI ALLAH MEMENUHI DIRI KITA” (bacaan tanggal 24-12-13) dan “ISRAEL SELALU ADA DALAM HATI ALLAH” (bacaan untuk tanggal 24-12-11), keduanya dalam situs/blog PAX ET BONUM. 

Cilandak, 19 Desember 2014 

Sdr. F.X. Indrapradja, OFS