SEDIKIT CATATAN MENGENAI KEMURIDAN

(Bacaan Injil Misa, Hari Biasa Pekan Biasa II – Jumat, 23 Januari 2015)

HARI KEENAM PEKAN DOA SEDUNIA

YESUS DAN KEDUABELAS MURID-NYAKemudian naiklah Yesus ke atas bukit. Ia memanggil orang-orang yang dikehendaki-Nya dan mereka pun datang kepada-Nya. Ia menetapkan dua belas orang, yang juga disebut-Nya rasul-rasul, untuk menyertai Dia dan untuk diutus-Nya memberitakan Injil dan diberi-Nya kuasa untuk mengusir setan. Kedua belas orang yang ditetapkan-Nya itu ialah: Simon, yang diberi-Nya nama Petrus, Yakobus anak Zebedeus, dan Yohanes saudara Yakobus, yang keduanya diberi-Nya nama Boanerges, yang berarti anak-anak guruh, selanjutnya Andreas, Filipus, Bartolomeus, Matius, Tomas, Yakobus anak Alfeus, Tadeus, Simon orang Zelot, dan Yudas Iskariot, yang mengkhianati Dia. (Mrk 3:13-19) 

Bacaan Pertama: Ibr 8:6-13; Mazmur Tanggapan: Mzm 85:8,10-11,13-14

Hati para murid yang baru ditetapkan menjadi rasul tentunya dibakar oleh excitement yang sukar dijelaskan dengan kata-kata. Mereka belum lama bersama Yesus, namun Ia memanggil mereka dengan nama masing-masing “untuk menyertai Dia dan untuk diutus-Nya memberitakan Injil dan diberi-Nya  kuasa untuk mengusir setan” (Mrk 3:14-15). Apakah ada di antara mereka yang sungguh pernah bermimpi diberi privilese atau keistimewaan seperti itu? Walaupun begitu, masih banyak yang mereka harus pelajari mengenai arti sesungguhnya hidup sebagai murid-murid Yesus.

Kita akan melihat di bagian lain dari Injil Markus bagaimana para rasul itu bertengkar tentang siapa yang terbesar di antara mereka (Mrk 9:33-37). Sadar akan apa yang mereka perdebatkan – dan perpecahan yang mungkin terjadi – Yesus berusaha untuk mengajar suatu pelajaran yang bersifat fundamental tentang apa artinya hidup sebagai para murid-Nya. Barangkali dua belas rasul itu saling memperbandingkan diri mereka masing-masing berdasarkan ide mereka tentang kekudusan: Berapa banyak mukjizat yang telah dibuat masing-masing, berapa banyak pekerjaan baik yang telah dibuat masing-masing dlsb. Yesus membuang jauh-jauh perbandingan-perbandingan seperti itu dengan mengatakan kepada para rasul bahwa mereka yang akan menjadi pertama dalam Kerajaan-Nya haruslah menjadi yang terakhir dan pelayan dari semuanya (lihat Mrk 9:35).

KEMURIDAN - YESUS MEMANGGIL PARA MURIDNYATeguran Yesus ini dimaksudkan untuk mengingatkan mereka agar tidak mencari-cari atau mengejar-ngejar kemuliaan seturut standar dunia, melainkan menjadi seperti anak kecil yang penuh hasrat untuk menerima rahmat dan berkat dari “seorang” Allah yang murah hati. Menarik dari Bapa dalam segala hal akan mengajar dua belas rasul bahwa pada hekekatnya kemuridan berarti mengenal Yesus sebagai sang Pokok Anggur sebagai sumber kehidupan mereka (lihat Yoh 15:5). Segala mukjizat dan tanda heran lainnya yang mereka perbuat hanyalah merupakan buah dari relasi mereka dengan Dia.

Yesus telah membuka jalan bagi kita dan telah memanggil kita masing-masing dengan nama untuk menjadi murid-murid-Nya. Yesus tidak melihat kita sebagai orang asing yang belum dikenal-Nya, melainkan sebagai para sahabat-Nya, para saudari dan saudara-Nya. Yesus memberikan kepada kita masing-masing karunia-karunia yang unik guna pembangunan Gereja-Nya. Oleh karena itu baiklah kita masing-masing mengambil sikap waspada jangan sampai terjebak untuk membanding-bandingkan diri kita dan berbagai karunia yang kita miliki dengan diri orang-orang lain dan karunia-karunia yang dimiliki mereka. Bersama-sama kita harus tegak berdiri melawan kesombongan yang menempatkan diri kita lebih tinggi daripada para saudari-saudara kita lainnya, menyebabkan kecurigaan dan perpecahan. Martabat kita tidak terletak pada kemampuan-kemampuan yang kita miliki, melainkan pada kenyataan bahwa Yesus telah memanggil kita dengan nama kita masing-masing (bdk. Yes 43:1).

DOA: Bapa surgawi, kami datang menghadap hadirat-Mu pada hari ini sebagai anak-anak kecil yang mempunyai kebutuhan untuk dipenuhi oleh hidup-Mu. Oleh Roh Kudus-Mu, ajarlah kami untuk bekerja bersama untuk membawa terang-Mu ke tengah dunia. Amin.

Catatan: Untuk mendalami Bacaan Injil hari ini (Mrk 3:13-19), bacalah tulisan yang berjudul “MEREKA DIPANGGIL MENJADI RASUL-RASUL-NYA” (bacaan tanggal 23-1-15) dalam situs/blog PAX ET BONUM http://catatanseorangofs.wordpress.com; kategori: 15-01 PERMENUNGAN ALKITABIAH JANUARI 2015. 

Untuk mendalami Bacaan Pertama hari ini (Ibr 8:6-13), bacalah tulisan yang berjudul “MEMELUK PERJANJIAN BARU ALLAH MELALUI YESUS” (bacaan tanggal 21-1-11), dalam situs/blog SANG SABDA. 

Cilandak, 16 Januari 2015 [Peringatan S. Berardus, Imam dkk. Martir-martir pertama Fransiskan] 

Sdr. F.X. Indrapradja, OFS