DARI HATI-NYA YANG MAHAKUDUS MENGALIRLAH KASIH

(Bacaan Injil Misa Kudus, HARI RAYA HATI YESUS YANG MAHAKUDUS – Jumat, 12 Juni 2015) 

stdas0291Karena hari itu hari persiapan dan supaya pada hari Sabat mayat-mayat itu tidak tinggal tergantung pada kayu salib – sebab Sabat itu hari yang besar – maka datanglah para pemuka Yahudi kepada Pilatus dan meminta kepadanya supaya kaki orang-orang itu dipatahkan dan mayat-mayatnya diturunkan. Lalu datanglah prajurit-prajurit dan mematahkan kaki orang yang pertama dan kaki orang yang lain yang disalibkan bersama-sama dengan Yesus; tetapi ketika mereka sampai kepada Yesus dan melihat bahwa Ia telah mati, mereka tidak mematahkan kaki-Nya, tetapi seorang dari antara prajurit itu menikam lambung-Nya dengan tombak, dan segera mengalir keluar darah dan air. Orang yang melihat sendiri hal itu yang bersaksi dan kesaksiannya benar, dan ia tahu bahwa ia mengatakan kebenaran, supaya kamu juga percaya. Sebab hal itu terjadi, supaya digenapi yang tertulis dalam Kitab Suci, “Tidak ada tulang-Nya yang akan dipatahkan.” Ada pula nas yang lain mengatakan, “Mereka akan memandang Dia yang telah mereka tikam.” (Yoh 19:31-37) 

Bacaan Pertama: Hos 11:1,3-4,8-9; Mazmur Tanggapan: Yes 12:2-6; Bacaan Kedua: Ef 3:8-12,14-19 

”Seorang dari antara prajurit itu menikam lambung-Nya dengan tombak, dan segera mengalir keluar darah dan air” (Yoh 19:34).

Apakah yang dapat kita katakan tentang Hati Yesus yang Mahakudus? Hati Kudus Yesus adalah sebuah hati yang dipenuhi dengan kasih Allah. Dari hati ini, yang ditikam dengan tombak di bukit Kalvari, mengalirlah arus rahmat – suatu kasih yang tersalib, penuh kerahiman, berkobar-kobar dengan penuh gairah, mengalir kepada kita.

Kasih dalam hati Yesus adalah suatu “kasih tersalib” karena hati itu memberikan segalanya dan bahkan tidak membiarkan rasa sakit yang terdalam menghalanginya untuk mengasihi. Hati itu adalah suatu kasih yang secara bebas dan penuh sukacita memilih untuk menderita bagi orang-orang yang dikasihi Yesus. Itulah sebabnya mengapa hampir semua gambar menunjukkan Hati Kudus Yesus dengan salib di atasnya dan dikelilingi oleh rangkaian duri. Tidak ada rasa sakit, tidak ada penderitaan, yang terlalu berat bagi Yesus – karena Dia sungguh ingin kita semua hidup bersama-Nya.

Dari Hati Kudus Yesus mengalirlah suatu “kasih yang penuh kerahiman (belas kasih)”. Hati itu adalah sumber kerahiman dan pengampunan yang tanpa akhir, dan dari hari ke hari, Yesus minta kepada kita agar membuka pintu hati kita  bagi kerahiman-Nya. Ini adalah sebuah kebenaran. Oleh karena itu kita harus memperkenankan kasih-Nya melingkup dan merangkul kit, teristimewa pada saat-saat kita paling membutuhkan.

HATI KUDUS YESUS - 099Dari Hati Kudus Yesus mengalirlah “kasih yang berkobar-kobar”. Gambar-gambar biasanya menggambarkan kobaran api keluar dari hati Yesus untuk melambangkan intensitas kasih-Nya. Api kasih ilahi ini mengubah, menstransformir, dan memurnikan setiap orang yang disentuhnya. Api itu bahkan dapat membuat hati kita berkobar-kobar, memberdayakan kita untuk balik mengasihi Yesus dan mengasihi orang-orang lain sebagaimana Dia mengasihi. Kita tidak boleh merasa takut untuk membiarkan kasih yang berkobar-kobar menghanguskan diri kita. Biarlah kasih itu mentransformir kita menjadi gambar dan rupa Kristus.

Akhirnya, dari Hati Kudus Yesus mengalirlah keluar suatu kasih yang penuh gairah. Kasih ini tidak suam-suam kuku atau tidak basa-basi. Kita harus percaya bahwa Yesus dengan penuh gairah merindukan kita. Dia ingin agar dapat bersama dengan kita, merangkul kita erat-erat pada saat-saat kita sedang bergembira dan menghibur kita pada saat-saat kita mengalami kesusahan dalam hidup ini. Marilah kita belajar bagaimana menyambut kasih yang penuh gairah ini ke dalam hati kita masing-masing, dan kita pun akan mengetahui suatu intensitas dan kedalaman dari kasih yang belum pernah kita bayangkan sebelumnya.

DOA: Tuhan Yesus, aku menyembah Hati-Mu yang Mahakudus! Oleh kuasa Roh Kudus-Mu nyalakanlah api kasih-Mu dalam diriku. Buatlah agar hatiku menjadi seperti hati-Mu – yang akan mengalirkan kasih tersalib, penuh kerahiman, berkobar-kobar, dan penuh gairah bagi-Mu dan semua ciptaan. Amin.

Catatan: Untuk mendalami Bacaan Injil hari ini (Yoh 19:31-37), bacalah tulisan dengan judul “DARAH DAN AIR YANG MEMANCAR KELUAR DARI LAMBUNG-NYA” (bacaan tanggal 12-6-15) dalam situs/blog PAX ET BONUM http://catatanseorangofs.wordpress.com; kategori: 15-06 PERMENUNGAN ALKITABIAH JUNI 2015. 

(Tulisan ini adalah revisi dari tulisan dengan judul sama untuk bacaan tanggal 15-6-12 dalam situs/blog PAX ET BONUM) 

Cilandak, 7 Juni 2015 [HARI RAYA TUBUH DAN DARAH KRISTUS] 

Sdr. F.X. Indrapradja, OFS