MENJADI ANAK-ANAK-NYA MELALUI KRISTUS

Bacaan Pertama Misa Kudus, Hari Biasa Pekan Biasa XXVIII – Kamis, 13 Oktober 2016) 

jesus-christ-super-starDari Paulus, rasul Kristus Yesus atas kehendak Allah. Kepada orang-orang kudus di Efesus, orang-orang percaya dalam Kristus Yesus. Anugerah dan damai sejahtera dari Allah, Bapa kita dan dari Tuhan Yesus Kristus menyertai kamu.

Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus yang dalam Kristus telah mengaruniakan kepada kita  segala berkat rohani di dalam surga. Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya. Dalam kasih Ia telah menentukan kita dari semula melalui Yesus Kristus untuk menjadi anak-anak-Nya, sesuai dengan kerelaan kehendak-Nya, supaya terpujilah anugerah-Nya yang mulia, yang dikaruniakan-Nya kepada kita di dalam Dia, yang dikasihi-Nya. Sebab di dalam Dia kita beroleh penebusan oleh darah-Nya, yaitu pengampunan dosa, menurut kekayaan anugerah-Nya, yang dilimpahkan-Nya kepada kita dalam segala hikmat dan pengertian. Sebab Ia telah menyatakan rahasia kehendak-Nya kepada kita, sesuai dengan rencana kerelaan-Nya, yaitu rencana kerelaan yang dari semula telah ditetapkan-Nya di dalam Kristus sebagai persiapan kegenapan waktu, untuk mempersatukan di dalam Kristus sebagai Kepala segala sesuatu, baik yang di surga maupun yang di bumi. (Ef 1:1-10) 

Mazmur Tanggapan: Mzm 98:1-6; Bacaan Injil: Luk 11:47-54

Andaikanlah seseorang bertanya kepada kita masing-masing sebagai individu: “Bagaimana anda memandang hidupmu, kalau dilihat dari berbagai tantangan yang anda hadapi setiap hari?” “Kalau dilihat dari sukses-sukses dan kegagalan-kegagalan anda di masa lalu?” “Kalau dilihat dari harapan-harapan dan mimpi-mimpi anda tentang masa depan?” Susah juga ya! Alangkah indahnya, bukan, seandainya kita mampu melihat segalanya sekaligus? Semua pelajaran yang telah kita tarik dari masa lalu, segala sesuatu yang akan terungkap di masa depan, dan segala jawaban terhadap berbagai masalah hari ini? Di sini, pada awal suratnya kepada jemaat di Efesus, Kitab Suci secara sekilas lintas memberikan kepada kita gambaran yang lebih besar dan luas. Awal surat kepada jemaat di Efesus ini sungguh menunjukkan kepada kita  tujuan besar Allah bagi kita – tujuannya untuk segenap alam semesta ciptaan-Nya – dan bagaimana kita cocok dan serasi di dalamnya.

Kitab Suci mengatakan, bahwa “dalam Kristus, Bapa surgawi telah mengaruniakan kepada kita segala berkat rohani di dalam surga” (Ef 1:3). Allah begitu mengasihi kita sehingga Dia ingin syering kehidupan surgawi-Nya dengan kita. Dia telah mengenal kita masing-masing sejak awal waktu dan Ia melihat kita semua sangat baik adanya (lihat Kej 1:31). Dia mengetahui segala sesuatu yang kita akan pilih segala sesuatu yang akan terjadi diri kita. Dia mengetahui semua penderitaan dan sukacita kita secara intim. Dia malah jauh-jauh hari sebelumnya sudah melihat tragedi kejahatan yang akan menimpa umat manusia. Namun bukannya meninggalkan dan membuang kita, Dia malah mengutus Putera-Nya yang tunggal untuk “turun” ke dunia – untuk dapat mengatasi/mengalahkan dosa dengan cintakasih. Sekarang, Ia mengundang kita semua untuk menjadi anak-anak-Nya melalui Kristus.

Ludovico_Mazzolino_-_God_the_FatherAllah telah memberikan kepada kita apa saja yang kita butuhkan untuk menerima undangan-Nya. Sekarang, tergantung kepada kita sendirilah untuk percaya kepada rencana-Nya itu dan memberi tanggapan kita masing-masing kepada-Nya. Satu-satunya pertanyaan yang kita hadapi adalah, apakah kita akan berserah diri kepada cintakasih Kristus, atau tidak?

Sekarang tanyakanlah kepada diri anda sendiri: Apakah aku merasa yakin bahwa Allah sungguh mengasihi diriku, mengampuni dosa-dosaku, dan akan memberkatiku dengan rahmat yang kuperlukan untuk melakukan kehendak-Nya sekarang dan pada hari-hari selanjutnya? Apakah aku sungguh percaya bahwa Allah selalu siap untuk mendengarkan keluhanku tentang segala masalah rumit yang sedang kuhadapi? Kalau seandainya jawaban anda adalah “tidak”, maka cobalah secara perlahan-lahan anda membaca lagi petikan surat Paulus di atas. Bacalah kata-kata yang ada itu seakan-akan ditulis oleh Bapa surgawi khusus bagi anda sendiri secara pribadi. Kemudian, bawakanlah segala keragu-raguan dan keprihatinan-keprihatinanmu  kepada Allah ini, yang mengenal anda dan mengasihimu banget-banget.

DOA: Ya Allah, Bapa kami yang ada di surga. Aku menyembah dan memuji-Mu karena Engkau melimpah-limpahkan rahmat-Mu kepada umat-Mu dalam Kristus. Aku percaya akan kasih-Mu dan aku berterima kasih untuk semua berkat yang telah Kauberikan kepadaku. Oleh Roh Kudus-Mu, aku ingin berbagi berkat-berkat ini dengan setiap orang yang kujumpai. Amin.

Catatan: Untuk mendalami Bacaan Injil hari ini (Luk 11:47-54), bacalah tulisan yang berjudul “CELAKALAH KAMU” (bacaan tanggal 13-10-16) dalam situs/blog PAX ET BONUM http://catatanseorangofs.wordpress.com; kategori: 16-10 PERMENUNGAN ALKITABIAH OKTOBER 2016. 

(Tulisan ini bersumberkan sebuah tulisan saya di tahun 2010) 

Cilandak, 10 Oktober 2016 [Peringatan S. Daniel dkk., Martir] 

Sdr. F.X. Indrapradja, OFS