PERCAYA KEPADA NAMA YESUS KRISTUS

(Bacaan Pertama Misa Kudus, Hari Biasa Masa Natal – Selasa, 3 Januari 2017)

Keluarga Fransiskan:  Peringatan wajib NAMA YESUS YANG TERSUCI

800px-ihs_monogram_gesu

Apa saja yang kita minta, kita memperolehnya dari Dia, karena kita menuruti segala perintah-Nya dan melakukan apa yang berkenan kepada-Nya. Dan inilah perintah-Nya: Supaya kita percaya kepada nama Yesus Kristus, Anak-Nya, dan saling mengasihi sesuai dengan perintah yang diberikan Kristus kepada kita. Siapa yang menuruti segala perintah-Nya, ia ada di dalam Allah dan Allah di dalam dia. Dengan inilah kita ketahui bahwa Allah ada di dalam kita, yaitu dengan Roh yang telah Ia karuniakan kepada kita.

Saudara-saudaraku yang terkasih, janganlah percaya kepada setiap roh, tetapi ujilah roh-roh itu, apakah mereka berasal dari Allah; sebab banyak nabi-nabi palsu yang telah muncul dan pergi ke seluruh dunia. Dengan inilah kita mengenal Roh Allah: Setiap roh yang mengaku bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia, berasal dari Allah, dan setiap roh yang tidak mengaku Yesus, tidak berasal dari Allah. Roh itu adalah roh antikristus dan tentang dia telah kamu dengar bahwa ia akan datang dan sekarang ia sudah di dalam dunia. Kamu berasal dari Allah, anak-anakku, dan kamu telah mengalahkan nabi-nabi palsu itu; sebab roh yang ada di dalam kamu, lebih besar daripada roh yang ada di dalam dunia. Mereka berasal dari dunia; sebab itu mereka berbicara tentang hal-hal duniawi dan dunia mendengarkan mereka. Kami berasal dari Allah: Siapa yang mengenal Allah, ia mendengarkan kami; siapa yang tidak berasal dari Allah, ia tidak mendengarkan kami. Itulah tandanya Roh kebenaran dan roh yang menyesatkan (1Yoh 3:22-4:6)

Mazmur Tanggapan: Mzm 2:7-8,10-11; Bacaan Injil: Mat 4:12-17,23-25  

“Dan inilah perintah-Nya: Supaya kita percaya kepada nama Yesus Kristus, Anak-Nya, dan saling mengasihi sesuai dengan perintah yang diberikan Kristus kepada kita”  (1Yoh 3:23).

Mengapa Santo Yohanes mengatakan kepada kita bahwa kita harus percaya kepada nama Yesus Kristus? Karena Yohanes mengerti bahwa nama seorang pribadi merepresentasikan segala keberadaan orang itu. Oleh karena itu nama Yesus – artinya TUHAN (YHWH) menyelamatkan – merepresentasikan integritas Yesus, kehormatan-Nya serta karakter-Nya. Sebagai orang Kristiani, kita semua dipanggil untuk melakukan segala sesuatu dalam nama Yesus: “Segala sesuatu yang kamu lakukan dengan perkataan atau perbuatan, lakukanlah semuanya itu dalam nama Tuhan Yesus, sambil mengucap syukur melalui Dia kepada Allah, Bapa kita” (Kol 3:17). Kita berkumpul dalam nama-Nya; kita bersyukur kepada Allah dalam nama-Nya; cara hidup kita juga seharusnya cara hidup yang memuliakan nama-Nya.

Pada waktu Yesus dibaptis, terdengar suara dari surga yang mengatakan: “Inilah Anak-Ku yang terkasih, kepada-Nyalah Aku berkenan” (Mat 3:17). Santo Paulus mengatakan kepada kita semua, bahwa karena perendahan Yesus dalam ketaatan, Allah sangat meninggikan -Nya dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama, supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi, dan segala lidah mengaku, “Yesus Kristus adalah Tuhan”, bagi kemuliaan Allah, Bapa! (lihat Flp 2:9-11). Tidak ada seorang pun dapat menyangkal bahwa ada kuasa dalam nama Yesus, karena Bapa surgawi telah meninggikan nama Yesus itu di atas segala nama. Para rasul sangat percaya dalam hal ini sehingga mereka melakukan banyak penyembuhan orang sakit dan membuat mukjizat dengan menggunakan nama Yesus.

Namun demikian, baiklah kita ingat bahwa kita harus berhati-hati dalam hal ini. Nama Yesus yang tersuci bukanlah dimaksudkan sebagai sepatah kata ajaib, atau semacam mantera. Allah menginginkan  agar kita percaya kepada seorang Pribadi yang bernama Yesus Kristus. Percaya kepada nama-Nya berarti percaya bahwa Yesus dapat menyembuhkan penyakit, melepaskan orang-orang yang dirasuki Iblis atau roh jahat lainnya dll., malah membuka pintu gerbang kerajaan Allah. Percaya kepada nama Yesus berarti percaya bahwa Yesus itu penuh belas kasihan, adil, baik hati dan mengasihi; percaya bahwa Dia duduk di sebelah kanan Allah Bapa di surga, di mana Dia selalu melakukan doa syafaat/pengantaraan bagi kita setiap saat. YESUS ADALAH RAJA YANG KITA IKUTI JEJAK-NYA. Dia adalah Saudara kita,  seorang Sahabat yang sangat mengasihi kita. Dia adalah IMANUEL yang selalu ada bersama kita, kapan dan di mana saja!

DOA: Yesus Kristus, Engkau adalah Tuhan dan Juruselamat kami. Kami menghaturkan segala puji, hormat dan kemuliaan kepada-Mu selama-lamanya. Engkau adalah Tuhan yang memperhatikan, memelihara dan membimbing kami agar kami tidak hidup tanpa arah. Kami berketetapan hati, ya Yesus, untuk hidup setiap hari di bawah kuasa dan otoritas nama-Mu yang tersuci. Terpujilah nama-Mu selalu. Amin.

Catatan: Untuk mendalami Bacaan Injil hari ini (Yoh 1:29-34), bacalah tulisan yang berjuul “SEPERTI YOHANES PEMBAPTIS, KITA JUGA DIPANGGIL” (bacaan tanggal 3-1-17 dalam situs/blog PAX ET BONUM http://catataneorangofs.wordpress.com; kategori: 17-01 PERMENUNGAN ALKITABIAH JANUARI 2017.

(Tulisan ini bersumberkan sebuah tulisan saya di tahun 2011) 

Cilandak, 2 Januari 2017

Sdr. F.X. Indrapradja, OFS 

Advertisements