YESUS MELAKUKAN BANYAK KEBAIKAN LAIN JUGA DI LUAR YANG TERCATAT DALAM INJIL

(Bacaan Injil Misa Kudus, Hari Biasa Pekan VII Paskah – Sabtu, 19 Mei 2018)

OSCCap and OSCCap: Peringatan S. Krispinus dr Viterbo, Bruder Kapusin

 

Ketika Petrus berpaling, ia melihat bahwa murid yang dikasihi Yesus sedang mengikuti mereka, yaitu murid yang pada waktu mereka sedang makan bersama duduk dekat Yesus dan yang berkata, “Tuhan, siapakah dia yang akan menyerahkan Engkau?” Ketika Petrus melihat murid itu, ia berkata kepada Yesus, “Tuhan, bagaimana dengan dia ini?” Jawab Yesus, “Jikalau Aku menghendaki, supaya ia tinggal hidup sampai Aku datang, itu bukan urusanmu. Tetapi engkau: Ikutlah Aku.” Lalu tersebarlah kabar di antara saudara-saudara itu bahwa murid itu tidak akan mati. Tetapi Yesus tidak mengatakan kepada Petrus bahwa murid itu tidak akan mati, melainkan, “Jikalau Aku menghendaki supaya ia tinggal hidup sampai Aku datang, itu bukan urusanmu.”

Dialah murid yang bersaksi tentang semuanya ini dan yang telah menuliskannya dan kita tahu bahwa kesaksiannya itu benar.

Masih banyak lagi hal-hal lain yang diperbuat oleh Yesus, tetapi jikalau semuanya itu harus dituliskan satu per satu, kupikir dunia ini tidak dapat memuat semua kitab yang harus ditulis itu. (Yoh 21:20-25) 

Bacaan Pertama: Kis 28:16-20,30-31; Mazmur Tanggapan: Mzm 11:4-5,7 

Kitab-kitab Injil adalah anugerah dari Allah bagi kita semua, diinspirasikan oleh Roh   Kudus dan ditulis pada masa Gereja awal, agar kita dapat percaya bahwa Yesus adalah Putera Allah dan Juruselamat dunia (Yoh 20:31). Kitab-kitab Injil ini tidak memuat semua mukjizat Yesus, melainkan memberi kesaksian tentang kedatangan Yesus sebagai seorang manusia, tentang ajaran-ajaran-Nya dan mukjizat-mukjizat yang dibuat-Nya, dan akhirnya tentang kematian dan kebangkitan-Nya, semuanya itu dengan satu  tujuan: Agar kita dapat ikut ambil bagian dalam hidup-Nya. Karena itu kita membaca bahwa Yesus melakukan banyak hal lain juga, hal-hal yang tidak termasuk/tercatat dalam kitab-kitab Injil itu (Yoh 21:25).

Yesus melakukan banyak lagi hal-hal lain di luar yang diceritakan dalam kitab-kitab Injil, dan oleh Roh Kudus-Nya, Dia terus melakukan banyak hal lagi setelah kematian, kebangkitan dan kenaikan-Nya ke surga. Yesus tidak pernah berhenti bekerja, bahkan sampai sekarang. Umat Kristiani dari abad ke abad – melalui kuat-kuasa Roh Kudus – telah memberi kesaksian tentang kekuatan-Nya, kasih-Nya dan kemuliaan-Nya. Misalnya, khotbah-khotbah Santo Yohanes Krisostomos [c. 345-407] di Konstantinopel menghidupkan kembali isi kitab-kitab Injil, sehingga menarik umat semakin dekat dengan Kristus. Pada saat Santo Fransiskus dari Assisi [1182-1226] merangkul kemiskinan dan menolak potensi warisan besar dari ayahnya, sebenarnya dia mengikuti bimbingan Roh Kudus dan memberi kesaksian tentang kuat-kuasa Allah untuk membawa sukacita, bahkan dalam keadaan yang paling miskin dan sulit sekali pun.

Santa Elizabeth Ann Setton [1774-1821] memberi kesaksian tentang Yesus ketika dia mengajar anak-anak miskin dan mengubah status sosialnya menjadi insan yang hidup dalam kedinaan dan kesederhanaan. Karena karya Roh Kudus dalam dirinya, dia diberdayakan untuk memberikan kesaksian yang dinamis tentang Kristus dalam peranannya sebagai seorang ibu rumah tangga, sebagai seorang ibu, seorang janda dan seorang pendidik di Amerika Serikat yang baru saja merebut kemerdekaannya dari penjajah Inggris.

Setiap hari, selagi kita menyerahkan diri kita kepada pimpinan Roh Kudus, maka kita pun dapat menambah bab-bab baru dalam cerita-cerita Injil. Yesus berjanji bahwa melalui Roh Kudus, kita akan mampu untuk melakukan hal-hal yang bahkan lebih besar daripada yang telah dilakukan oleh-Nya, apabila kita percaya dan mentaati-Nya (Yoh 14:12). Melalui diri kita, Roh Kudus  akan memampukan Yesus untuk melayani dan menyatakan kemuliaan Bapa kepada dunia pada zaman kita ini. Benarlah apa yang ditulis oleh Santo Yohanes Penginjil: “Masih banyak lagi hal-hal lain yang diperbuat oleh Yesus, tetapi jikalau semuanya itu harus dituliskan satu per satu, kupikir dunia ini tidak dapat memuat semua kitab yang harus ditulis itu” (Yoh 21:25). Memang tidak mungkinlah dunia ini dapat memuat seluruh kitab yang memberi kesaksian tentang karya mulia Allah dalam kehidupan umat-Nya!

DOA: Roh Kudus, hembuskanlah nafas kehidupan-Mu ke dalam diri kami agar kami dapat memberi kesaksian Injil. Berdayakanlah kami agar dapat melakukan karya-karya yang dilakukan oleh Yesus. Semoga hidup kami dapat menjadi bab-bab baru dalam tawarikh keselamatan dari Allah. Terpujilah Allah Tritunggal Mahakudus, sekarang dan selama-lamanya. Amin.

Catatan: Untuk mendalami Bacaan Injil hari ini (Yoh 21:20-25), bacalah tulisan yang berjudul “MENGASIHI YESUS DAN TETAP SETIA PADA SABDA-NYA” (bacaan tanggal 19-5-18) dalam situs/blog PAX ET BONUM http://catatanseorangofs.wordpress.com; kategori: 18-05 PERMENUNGAN ALKITABIAH MEI 2018. 

(Tulisan ini bersumberkan sebuah tulisan saya pada tahun 2013) 

Cilandak, 16 Mei 2018 [Peringatan S. Margareta dr Cortona] 

Sdr. F.X. Indrapradja, OFS 

Advertisements