TUHAN YESUS ADALAH GEMBALA KITA

(Mazmur Tanggapan dalam Misa Kudus, HARI RAYA HATI YESUS YANG MAHAKUDUS [TAHUN C] – Jumat, 28 Juni 2019)

FSGM: Pelindung Utama Tarekat

SCJ: Pesta Nama Tarekat

TUHAN (YHWH) adalah gembalaku, takkan kekurangan aku.

Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia membimbing aku ke air yang tenang;

Ia menyegarkan jiwaku. Ia menuntun aku di jalan yang benar oleh karena nama-Nya.

Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku.

Engkau menyediakan  hidangan bagiku, di hadapan lawanku;

Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak; pialaku penuh melimpah.

Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku, seumum hidupku;

dan aku akan diam dalam rumah YHWH sepanjang masa. (Mzm 23) 

 Bacaan Pertama: Yeh 34:11-16; Bacaan Kedua: Rm 5:5b-11; Bacaan Injil: Luk 15:3-7

Pada hari ini kita merayakan “Hari Raya Hati Yesus yang Mahakudus”, suatu gambaran indah guna mengingatkan kita semua akan kasih Yesus kepada kita yang berkelimpahan. Pada tingkat spiritual, hati Yesus inilah yang dengan bebas memilih untuk mati bagi kita agar kita dapat datang kembali kepada Bapa surgawi. Pada tingkat fisik, hati Yesus inilah yang dilukai oleh tusukan tombak, dan hati ini pulalah yang menumpahkan darah ke bumi agar luka-luka kita dapat disembuhkan dan kita pun dapat ditinggikan dari bumi.

Hati Kudus Yesus memiliki kuat-kuasa yang luar biasa, namun begitu mudah bagi kita untuk melupakan bahwa kasih ilahi masih tetap mengalir ke luar dari HATI itu. Apakah kita adalah ibu-ibu rumahtangga atau pastor paroki, eksekutif bisnis, buruh harian tetap atau tenaga kerja out-sourcing, dll., kita semua menghadapi tuntutan-tuntutan yang terkadang terasa begitu mengambil waktu, tenaga dan pikiran. Apabila kita membiarkan tuntutan-tuntutan tersebut mengambil tempat dalam hidup kita, maka kita dapat luput melihat kenyataan bahwa Yesus senantiasa ada bersama kita, dan Ia begitu berhasrat untuk mencurahkan kasih-Nya kepada kita, mengangkat beban-beban hidup kita, dan memberikan kepada kita sukacita dan pengharapan.

Saudari dan Saudaraku yang dikasihi Kristus, Yesus ingin ada bersama kita dalam setiap langkah sepanjang perjalanan kita. Dia ingin menjadi Gembala seperti digambarkan dalam Mazmur 23. Yesus ingin tetap berada bersama kita betapa dalamnya pun lembah atau bagaimana pun pekatnya kekelaman yang kita alami. Dia ingin memberi kita makan dan memelihara kita, bahkan ketika kita merasa dikepung oleh musuh.

Mazmur 23 ini memang indah dan sangat dikenal oleh umat Kristiani pada umumnya, namun mazmur ini bukanlah sekadar sebuah puisi indah, bahkan jauh lebih bermakna. Mazmur ini adalah sebuah pernyataan kebenaran. Yesus sesungguhnya adalah Gembala kita semua. Dia sungguh ingin memimpin/membimbing kita ke tempat di mana kita dapat beristirahat – Hati-Nya yang Mahakudus! Ia senantiasa menanti-nantikan kita untuk menyerahkan diri kepada-Nya. Tentu saja kita suka merasa ragu apakah kita cukup baik bagi Yesus. Tentu saja kita bertanya-tanya apakah yang akan terjadi apabila kita menyerahkan diri kepada-Nya. Tentu saja kita mengalami rasa takut akan sesuatu yang kita belum/tidak ketahui dan kenal (Istilah dalam manajemen perubahan: fear of the unknown). Namun Yesus mengetahui kelemahan-kelemahan dan keragu-raguan kita. Itulah sebabnya mengapa Dia memperkenankan hati-Nya (lambung-Nya) ditusuk tombak. Pada hari belas kasih dan rahmat ilahi ini, marilah kita memperkenankan Yesus menunjukkan kepada kita kedalaman kasih-Nya. Marilah kita memandang Hati Kudus-Nya dan memperkenankan kasih-Nya meluluhkan hati kita masing-masing.

DOA: Tuhan Yesus, terima kasih penuh syukur kuhaturkan kepada-Mu untuk Hati Kudus-Mu. Terima kasih Tuhan, Engkau mengasihi diriku dengan begitu mendalam.  Buatlah diriku menjadi milik-Mu sepenuhnya. Buatlah diriku menjadi suatu pencerminan hati-Mu kepada dunia di sekelilingku. Amin.

Catatan: Untuk mendalami Bacaan Injil hari ini (Luk 15:3-7), bacalah tulisan yang berjudul “KARENA CINTA” (bacaan tanggal 28-6-19) dalam situs/blog PAX ET BONUM http://catatanseorangofs.wordpress.com; kategori: 19-06 PERMENUNGAN ALKITABIAH JUNI 2019. 

(Tulisan ini bersumberkan sebuah tulisan saya pada tahun 2013) 

Cilandak, 25 Juni 2019

Sdr. F.X. Indrapradja, OFS

Advertisements