MENGAPA KAMU MENCOBAI AKU?

(Bacaan Injil Misa Kudus, Hari Biasa Pekan Biasa IX – Selasa, 2 Juni 2020)

OFMCap.: Peringatan Wajib S. Feliks dr Nikosia, Biarawan

Kemudian beberapa orang Farisi dan pendukung Herodes disuruh kepada Yesus supaya mereka menjerat Dia dengan suatu pertanyaan. Orang-orang itu datang dan berkata kepada-Nya, “Guru, kami tahu, Engkau seorang yang jujur, dan Engkau tidak takut kepada siapa pun juga sebab Engkau tidak mencari muka, melainkan dengan jujur mengajar tentang jalan Allah. Apakah diperbolehkan membayar pajak kepada Kaisar atau tidak? Haruskah kami bayar atau tidak? Tetapi Yesus mengetahui kemunafikan mereka, lalu berkata kepada mereka, “Mengapa kamu mencobai Aku? Bawalah kepada-Ku satu dinar supaya Kulihat!” Mereka pun membawanya. Lalu Ia bertanya kepada mereka, “Gambar dan tulisan siapakah ini?” Jawab mereka, “Gambar dan tulisan Kaisar.” Lalu kata Yesus kepada mereka, “Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah!” Mereka sangat heran mendengar Dia. (Mrk 12:13-17) 

Bacaan Pertama: 2Ptr 3:12-15a,17-18; Mazmur Tanggapan: Mzm 90:2-4,10,14,16 

Hari itu adalah hari ketiga dari pekan terakhir Yesus di Yerusalem sebelum kematian-Nya, dan Yesus masih terus mengajar dan mewartakan Kabar Baik,  walaupun dalam menghadapi berbagai tipu muslihat para pemuka agama Yahudi untuk menjebak Dia. Isunya sekarang adalah kewajiban pembayaran pajak kepada Kaisar oleh orang-orang Yahudi. Imam-imam kepala, para ahli Taurat dan tua-tua Yahudi mengirimkan beberapa orang Farisi dan Herodian untuk memuji-muji Yesus dan menanyakan kepada-Nya apakah secara hukum Taurat dapat dibenarkan apabila mereka membayar pajak kepada Kaisar (Mrk 12:14). Puji-pujian mereka adalah upaya licik untuk membuat Yesus menjawab langsung, dan pertanyaannya adalah sejenis jebakan. Seandainya Yesus memberi jawaban negatif, maka Dia akan dipandang sebagai seorang revolusioner anti pemerintahan Romawi. Sebaliknya apabila Yesus memberi jawaban positif, maka kaum nasionalis Yahudi dapat menuduhnya sebagai antek pemerintahan Romawi, artinya seorang musuh bangsa Yahudi.

Markus menunjukkan bahwa Yesus sangat sadar akan pemikiran dan rencana jahat mereka: “Tetapi Yesus mengetahui kemunafikan mereka, lalu berkata kepada mereka, ‘Mengapa kamu mencobai Aku? Bawalah kepada-Ku satu dinar supaya Kulihat!’ ” (Mrk 12:15).  Pajak ini merupakan pengingat terus-menerus bagi orang-orang Yahudi bahwa mereka adalah jajahan bangsa asing, bangsa Romawi dalam kasus mereka, karena pajak itu harus dibayar dengan menggunakan uang logam kekaisaran Romawi. Uang logam itu ditandai dengan gambar Kaisar Tiberius. Yesus menjawab dengan tegas-tepat: “Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah!” (Mrk 12:17). Dengan jawaban seperti ini Yesus menghindarkan diri dari perangkap jahat para penanya: Karena uang logam untuk membayar pajak adalah milik Kaisar, maka membayar pajak sederhananya merupakan masalah mengembalikan kepada Kaisar apa yang memang telah menjadi miliknya. Akan tetapi, dengan menambahkan frase “kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah”, Yesus membelokkan debat ke dalam suatu tantangan spiritual bagi para penanya: Melayani Allah seharusnya tepat seperti kamu tepat dalam melayani Kaisar.

Yesus memberi tantangan yang sama kepada kita pada zaman modern ini. Kita dapat sangat berhati-hati selagi kita berusaha memenuhi kewajiban kita untuk dunia di sekeliling kita, keluarga kita, pekerjaan kita, status kehidupan kita, proyek-proyek istimewa kita dan kegiatan-kegiatan kita yang lain – dan memang kita harus begitu. Akan tetapi, apakah kita sama berhati-hatinya dalam memberikan kepada Allah hal-hal yang adalah hak-Nya? Apakah hati kita, waktu kita, pikiran kita berpusat pada sang Sumber Kehidupan?

DOA: Datanglah Roh Kudus, masuklah ke dalam hati kami dan tolonglah kami untuk memusatkan perhatian kami pada Yesus Kristus, agar kami selalu dapat melihat keindahan dari karunia-karunia Allah bagi kami dan keajaiban dari pengungkapan puji-syukur kami kepada-Nya.  Amin.

Catatan: Untuk mendalami Bacaan Injil hari ini (Mrk 11:13-17), bacalah tulisan yang berjudul “KEPADA ALLAH ATAU KEPADA KAISAR?” (bacaan tanggal 2-6-20) dalam situs/blog PAX ET BONUM http://catatanseorangofs.wordpress.com; kategori: 20-06 PERMENUNGAN ALKITABIAH JUNI 2020. 

(Tulisan ini bersumberkan sebuah tulisan saya pada tahun 2010) 

Cilandak, 1 Juni 2020 [PERINGATAN WAJIB SP MARIA BUNDA GEREJA]   

Sdr. F.X. Indrapradja, OFS